Mengapa Speed Test di Synology NAS Lambat? Penyebab dan Cara Mengeceknya

Hasil speed test pada Synology NAS bisa lebih rendah daripada tes dari laptop atau ponsel. Penyebabnya tidak selalu koneksi fiber atau ISP, tetapi dapat berasal dari Wi-Fi, kabel Ethernet, port router, beban CPU dan disk NAS, aplikasi yang berjalan, pemilihan server, atau metode pengujian. Artikel ini membahas cara membaca gejala, melakukan perbandingan tes yang adil, menentukan sumber masalah, serta mengoptimalkan jaringan rumah agar hasil download, upload, dan latensi lebih mewakili kondisi koneksi sebenarnya.

Diterbitkan 2026-10-10 Terakhir diperbarui 2026-10-10 Kategori: Panduan

Memahami gejala speed test pada Synology NAS

Ketika Anda menjalankan speed test Synology NAS, hasilnya dapat berbeda dari tes melalui laptop atau ponsel. Perbedaan kecil masih wajar karena setiap perangkat memakai CPU, koneksi jaringan, dan metode pengukuran yang berbeda. Namun, jika download atau upload NAS jauh lebih rendah, latensi melonjak, atau hasil berubah drastis setiap kali tes, ada komponen yang perlu diperiksa.

Pastikan pengujian dilakukan dengan kondisi yang sebanding. Gunakan server tes yang sama, waktu pengujian yang berdekatan, dan hentikan sementara aktivitas seperti streaming, backup, download torrent, sinkronisasi cloud, atau kamera pengawas. Dengan cara ini, perbandingan antara NAS dan perangkat lain menjadi lebih valid.

Penyebab umum hasil speed test Synology NAS rendah

1. NAS terhubung melalui Wi-Fi atau jalur jaringan yang tidak ideal

Synology NAS umumnya lebih stabil jika terhubung langsung ke router atau switch menggunakan kabel Ethernet. Jika akses jaringan melewati Wi-Fi bridge, repeater, powerline, atau switch yang bermasalah, throughput dapat turun dan latensi dapat meningkat. Periksa apakah kabel terpasang pada port yang mendukung gigabit, lalu lihat status link di DSM untuk memastikan koneksi tidak hanya berjalan pada 100 Mbps.

2. Kabel Ethernet atau port router membatasi kecepatan

Kabel yang rusak, konektor longgar, atau port router yang hanya mendukung Fast Ethernet dapat menjadi batas utama. Gejalanya adalah hasil download berhenti di kisaran tertentu meskipun paket fiber dari ISP atau operator lebih tinggi. Coba kabel Cat5e atau yang lebih baru, pindahkan koneksi ke port gigabit lain, dan periksa apakah DSM menampilkan kecepatan link 1 Gbps atau lebih.

3. CPU, RAM, atau disk NAS sedang sibuk

Speed test membutuhkan pemrosesan data secara terus-menerus. Jika NAS sedang melakukan RAID scrub, indexing, backup, transcoding, sinkronisasi, atau menjalankan banyak container, CPU dan disk dapat menjadi bottleneck. Buka Resource Monitor di DSM dan amati penggunaan CPU, memori, disk, serta network saat pengujian. Hasil yang membaik setelah tugas berat dihentikan menunjukkan bahwa masalah lebih mungkin berada di beban NAS, bukan di koneksi ISP.

4. Aplikasi atau metode tes tidak cocok untuk NAS

Pengujian melalui browser, paket pihak ketiga, Docker, atau perintah command-line dapat menghasilkan angka berbeda. Aplikasi tertentu tidak menggunakan banyak koneksi paralel, memilih server yang kurang optimal, atau memiliki overhead dari container. Bandingkan setidaknya dua metode, gunakan server pengujian yang sama jika tersedia, dan jangan menjadikan satu hasil sebagai bukti tunggal bahwa koneksi sedang bermasalah.

5. Router, QoS, VPN, atau firewall mengubah jalur trafik

Fitur QoS, bandwidth control, parental control, traffic monitoring, VPN, dan firewall inspection dapat membatasi throughput. VPN pada NAS juga dapat menambah latensi karena trafik melewati server tambahan. Matikan fitur tersebut sementara untuk uji pembanding, tanpa mengabaikan keamanan jaringan, lalu aktifkan kembali satu per satu untuk menemukan pengaturan yang menjadi penyebab.

6. Server tes dan rute ISP sedang tidak optimal

Speed test mengukur jalur menuju server tertentu, bukan kapasitas internet secara abstrak. Server yang jauh, sedang padat, atau memiliki rute kurang baik dari ISP dapat membuat latensi tinggi dan kecepatan rendah. Pilih beberapa server di wilayah yang dekat, lakukan tes pada jam berbeda, dan bandingkan hasilnya. Jangan langsung menyimpulkan bahwa fiber atau operator bermasalah hanya dari satu server.

7. Perangkat lain sedang memakai koneksi rumah

Smart TV, ponsel, kamera IP, komputer, dan perangkat cloud dapat memakai bandwidth secara bersamaan. Aktivitas download akan membagi kapasitas dengan NAS, sedangkan upload kamera atau backup foto dapat membuat antrean uplink penuh dan meningkatkan latensi. Periksa daftar klien di router, hentikan aktivitas besar, lalu ulangi tes ketika hanya NAS yang memakai koneksi.

Cara menentukan sumber masalah secara sistematis

  1. Hubungkan NAS ke router menggunakan kabel Ethernet yang sudah dipastikan mendukung gigabit.
  2. Jalankan tes dari NAS dan komputer melalui kabel pada waktu yang sama, dengan server pengujian yang sama jika memungkinkan.
  3. Bandingkan hasil NAS dengan laptop yang terhubung Wi-Fi. Jika laptop Wi-Fi lebih cepat, lakukan tes ulang melalui kabel sebelum menarik kesimpulan.
  4. Amati Resource Monitor DSM selama tes untuk melihat CPU, RAM, disk, dan network.
  5. Uji beberapa server dan waktu pengujian. Catat download, upload, ping, jitter, serta packet loss jika tersedia.
  6. Jika semua perangkat kabel menunjukkan hasil rendah, lakukan pengujian langsung ke router dan hubungi ISP dengan catatan waktu serta hasil tes.

Optimasi jaringan dan Synology NAS

Gunakan kabel Ethernet yang layak dan pastikan NAS tersambung ke port gigabit atau lebih cepat. Jika router memiliki beberapa switch, uji NAS dengan melewati switch tambahan untuk memastikan tidak ada perangkat perantara yang membatasi kecepatan. Perbarui DSM, firmware router, dan aplikasi pengujian, tetapi hindari memasang banyak alat tes yang berjalan bersamaan.

Jadwalkan backup, indexing, RAID scrub, dan sinkronisasi pada waktu penggunaan internet rendah. Jika NAS menjalankan VPN atau container, lakukan tes dengan layanan tersebut dihentikan sementara. Atur QoS secara hati-hati agar trafik penting tetap lancar, bukan sekadar mengejar angka download maksimum.

Untuk koneksi fiber rumah, hasil upload dan download biasanya paling representatif ketika perangkat memakai kabel langsung ke router. Wi-Fi dipengaruhi jarak, interferensi, kanal, dan kemampuan perangkat, sehingga hasilnya tidak selalu mencerminkan kapasitas paket. Gunakan beberapa perangkat sebagai pembanding dan fokus pada pola hasil, bukan satu angka.

Kapan perlu menghubungi ISP atau operator?

Hubungi ISP jika beberapa perangkat yang terhubung melalui kabel menunjukkan kecepatan rendah secara konsisten, terutama setelah NAS, aplikasi, router tambahan, dan aktivitas rumah dikeluarkan dari pengujian. Sertakan hasil dari beberapa server, waktu tes, nilai latensi, serta informasi apakah masalah terjadi pada download, upload, atau keduanya. Jika hanya Synology NAS yang lambat sementara perangkat kabel lain normal, periksa konfigurasi NAS dan jaringan lokal terlebih dahulu.

Kesimpulan

Speed test pada Synology NAS yang rendah dapat disebabkan oleh koneksi Ethernet, port router, beban sistem, aplikasi tes, konfigurasi VPN atau QoS, server pengujian, maupun penggunaan bandwidth oleh perangkat lain. Tes dengan kabel, pantau Resource Monitor, bandingkan beberapa perangkat dan server, lalu ubah satu faktor pada satu waktu. Pendekatan ini membantu membedakan masalah NAS dari masalah jaringan rumah atau ISP secara lebih akurat.