Latensi 100 ms Normal Tidak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Latensi 100 ms belum tentu bermasalah, tetapi bisa terasa saat bermain gim atau melakukan panggilan video. Kenali penyebab dan cara mengujinya.
Apakah Latensi 100 ms Masih Normal?
Latensi 100 ms berarti data membutuhkan sekitar 100 milidetik untuk melakukan perjalanan dari perangkat ke server dan kembali. Nilai ini masih dapat digunakan untuk browsing, streaming, download, dan upload, tetapi biasanya mulai terasa pada aktivitas yang membutuhkan respons cepat.
Untuk bermain gim online kompetitif, latensi di bawah 50 ms biasanya lebih nyaman. Latensi sekitar 50–100 ms masih cukup layak, sedangkan 100 ms atau lebih dapat menimbulkan jeda saat mengarahkan karakter atau merespons lawan. Pada panggilan video, latensi 100 ms umumnya masih dapat diterima selama koneksi stabil dan tidak disertai packet loss.
Penyebab Latensi Mencapai 100 ms
Jarak ke Server
Semakin jauh lokasi server dari rumah, semakin panjang rute yang harus ditempuh data. Pengguna internet di Indonesia yang mengakses server luar negeri dapat memperoleh latensi lebih tinggi meskipun paket fiber dari ISP memiliki kecepatan download dan upload yang besar.
Koneksi Wi-Fi Terlalu Padat
Banyak perangkat yang terhubung ke Wi-Fi dapat membagi kapasitas jaringan dan menambah waktu tunggu. Smart TV, kamera, ponsel, dan laptop yang aktif bersamaan dapat membuat latensi meningkat, terutama pada jaringan 2,4 GHz yang ramai.
Gangguan Sinyal Wi-Fi
Dinding tebal, jarak router yang jauh, serta gangguan dari jaringan tetangga dapat membuat paket data harus dikirim ulang. Kondisi ini sering menyebabkan ping tidak stabil meskipun hasil speed test menunjukkan kecepatan internet yang masih tinggi.
Router Terbebani
Router yang sudah lama, terlalu panas, atau menangani banyak perangkat dapat mengalami antrean pemrosesan. Fitur seperti kontrol bandwidth, VPN, dan parental control juga bisa menambah beban jika perangkat tidak memiliki kemampuan yang memadai.
Penggunaan Bandwidth Berlebihan
Proses download besar, upload video, backup cloud, atau pembaruan gim dapat memenuhi kapasitas koneksi. Saat antrean data menumpuk, latensi ikut naik. Kondisi ini sering disebut bufferbloat dan dapat terjadi walaupun kecepatan paket internet terlihat mencukupi.
Gangguan pada Jaringan ISP atau Operator
Masalah pada jaringan akses, routing, kabel fiber, atau server DNS milik ISP dapat meningkatkan latensi. Jika ping tinggi terjadi pada koneksi kabel dan beberapa perangkat sekaligus, penyebabnya mungkin berada di luar jaringan rumah.
Cara Menilai Apakah Latensi 100 ms Bermasalah
- Uji koneksi ke beberapa server, termasuk server lokal dan server yang biasa digunakan untuk bermain gim atau bekerja.
- Lakukan pengujian melalui kabel Ethernet untuk membedakan masalah Wi-Fi dari masalah ISP.
- Periksa nilai ping saat tidak ada download atau upload aktif, lalu bandingkan dengan kondisi ketika jaringan digunakan banyak perangkat.
- Amati kestabilan hasil pengujian. Latensi 100 ms yang konsisten biasanya lebih nyaman daripada latensi yang berubah-ubah dari 30 ms menjadi 300 ms.
- Periksa packet loss dan jitter. Packet loss atau jitter tinggi dapat mengganggu panggilan video dan gim meskipun rata-rata latensi terlihat normal.
Gunakan perintah ping atau aplikasi speed test yang menyediakan informasi latensi. Pilih server terdekat untuk menguji kualitas koneksi rumah, lalu gunakan server tujuan sebenarnya untuk mengetahui pengalaman penggunaan yang lebih realistis.
Cara Menurunkan Latensi di Rumah
- Hubungkan perangkat utama ke router menggunakan kabel Ethernet jika memungkinkan.
- Letakkan router di lokasi terbuka dan lebih dekat dengan area penggunaan.
- Gunakan jaringan 5 GHz untuk perangkat yang dekat dengan router dan membutuhkan respons cepat.
- Hentikan sementara download, upload, sinkronisasi cloud, dan pembaruan otomatis saat bermain gim atau melakukan panggilan video.
- Aktifkan fitur Quality of Service atau SQM pada router jika tersedia untuk mengurangi bufferbloat.
- Restart router secara berkala ketika perangkat mengalami gangguan sementara, lalu perbarui firmware sesuai petunjuk produsen.
- Pilih server gim atau layanan yang lokasinya lebih dekat dengan wilayah pengguna.
Kapan Harus Menghubungi ISP?
Hubungi ISP atau operator jika latensi tetap tinggi melalui kabel Ethernet, terjadi pada beberapa perangkat, dan tidak hanya muncul saat jam sibuk. Sertakan hasil pengujian dari beberapa waktu, nilai packet loss, serta informasi apakah masalah terjadi pada server lokal dan internasional.
Jelaskan juga apakah lampu indikator modem atau perangkat fiber menunjukkan gangguan. Tim dukungan dapat memeriksa kualitas jalur, routing, redaman fiber, dan kondisi jaringan di area pelanggan.
Kesimpulan
Latensi 100 ms tidak selalu berarti koneksi internet buruk. Nilai tersebut masih cukup untuk aktivitas umum, tetapi dapat terasa pada gim kompetitif dan komunikasi real-time. Tentukan sumber masalah dengan membandingkan Wi-Fi dan kabel, memeriksa beban bandwidth, menguji beberapa server, lalu menghubungi ISP jika latensi tetap tinggi dan tidak stabil.
