Speedtest Gigabit Cuma 90 Mbps: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kecepatan gigabit yang hanya mencapai 90 Mbps biasanya terkait port 100 Mbps, Wi-Fi, kabel, router, perangkat, atau server speedtest.

Diterbitkan 2026-10-04 Terakhir diperbarui 2026-10-04 Kategori: Panduan

Memahami Fenomena Gigabit Cuma 90 Mbps

Jika paket fiber mendukung kecepatan gigabit tetapi hasil speedtest gigabit cuma 90 Mbps, angka tersebut sering menunjukkan adanya batas koneksi 100 Mbps. Setelah dikurangi overhead jaringan, hasil nyata biasanya berada di sekitar 90 sampai 95 Mbps.

Namun, hasil ini tidak selalu berarti ISP atau operator gagal menyediakan kapasitas sesuai paket. Pengujian melalui Wi-Fi, perangkat lama, router yang tidak sesuai, server yang jauh, atau aktivitas jaringan lain juga dapat menurunkan hasil download dan upload.

Penyebab Umum Kecepatan Berhenti di Sekitar 90 Mbps

Port Ethernet hanya mendukung 100 Mbps

Port WAN atau LAN pada router, komputer, switch, atau perangkat tambahan mungkin hanya berjenis Fast Ethernet dengan batas teoritis 100 Mbps. Kondisi ini membuat speedtest sulit melewati sekitar 90 Mbps meskipun koneksi fiber dari ISP sudah gigabit.

Kabel jaringan rusak atau spesifikasinya rendah

Kabel lama, konektor yang longgar, atau kabel dengan kualitas buruk dapat membuat koneksi melakukan negosiasi pada 100 Mbps. Gunakan kabel Cat5e atau Cat6 yang kondisinya baik, lalu periksa status link speed pada perangkat.

Pengujian dilakukan melalui Wi-Fi

Wi-Fi 2,4 GHz, sinyal lemah, jarak dari router, dan gangguan kanal dapat membatasi kecepatan secara signifikan. Wi-Fi 5 atau Wi-Fi 6 pun tidak selalu mencapai gigabit karena kemampuan perangkat, lebar kanal, jumlah antena, dan kondisi lingkungan.

Router tidak cukup kuat untuk koneksi gigabit

Router lama mungkin memiliki port gigabit tetapi prosesor atau firmware-nya tidak mampu menangani NAT, firewall, QoS, dan koneksi VPN pada kecepatan tinggi. Beban fitur tersebut dapat membuat hasil speedtest turun.

Perangkat penguji menjadi batasan

Komputer atau ponsel dengan adaptor jaringan lama, prosesor terbatas, driver bermasalah, atau penyimpanan yang sedang sibuk dapat menghasilkan angka lebih rendah. Aplikasi keamanan dan VPN juga dapat menambah beban pemrosesan.

Server speedtest atau jaringan internet sedang padat

Server pengujian yang jauh atau sedang ramai dapat membatasi throughput. Kepadatan pada jaringan ISP, jalur internasional, atau waktu penggunaan puncak juga bisa memengaruhi hasil, meskipun jaringan lokal sudah benar.

Ada perangkat lain yang memakai bandwidth

Download besar, sinkronisasi cloud, pembaruan sistem, kamera keamanan, IPTV, dan aktivitas pengguna lain dapat membagi kapasitas koneksi. Akibatnya, speedtest hanya mengukur sisa bandwidth yang tersedia.

Cara Menentukan Sumber Masalah

  1. Hubungkan komputer langsung ke router menggunakan kabel Cat5e atau Cat6, bukan melalui Wi-Fi, repeater, atau switch lama.
  2. Pastikan port komputer dan router menunjukkan link speed 1 Gbps atau lebih. Jika terbaca 100 Mbps, periksa kabel, konektor, dan port yang digunakan.
  3. Matikan sementara VPN, download, sinkronisasi cloud, dan perangkat lain yang memakai jaringan.
  4. Jalankan beberapa pengujian pada server speedtest yang berbeda dan bandingkan hasil download, upload, serta latensi.
  5. Ulangi tes pada waktu berbeda. Hasil yang turun hanya pada jam sibuk dapat mengarah pada kepadatan jaringan.
  6. Bandingkan hasil koneksi kabel dengan Wi-Fi 5 GHz atau Wi-Fi 6. Perbedaan besar menunjukkan masalah berada pada jaringan nirkabel, bukan selalu pada fiber.

Langkah Optimasi yang Bisa Dicoba

  • Gunakan router dengan port WAN dan LAN gigabit serta dukungan Wi-Fi 5 atau Wi-Fi 6.
  • Ganti kabel jaringan dengan Cat5e atau Cat6 dan pastikan konektornya terpasang rapat.
  • Perbarui firmware router, driver adaptor jaringan, dan sistem operasi perangkat.
  • Tempatkan router di area terbuka dan dekat dengan perangkat yang membutuhkan koneksi cepat.
  • Gunakan kanal Wi-Fi yang tidak terlalu padat dan prioritaskan pita 5 GHz untuk pengujian jarak dekat.
  • Nonaktifkan sementara QoS, VPN, atau fitur keamanan berat untuk pengujian, lalu aktifkan kembali sesuai kebutuhan.

Kapan Harus Menghubungi ISP atau Operator

Hubungi ISP jika koneksi langsung melalui kabel gigabit tetap berada di sekitar 90 Mbps setelah port, kabel, perangkat, dan server speedtest dipastikan mendukung kecepatan lebih tinggi. Sertakan waktu pengujian, hasil download dan upload, latensi, server yang dipilih, serta bukti bahwa perangkat lain tidak memakai bandwidth.

Jika hasil kabel sudah tinggi tetapi Wi-Fi tetap rendah, masalah kemungkinan berada pada konfigurasi atau kemampuan router dan perangkat. Dalam situasi ini, operator dapat membantu memeriksa modem fiber, profil layanan, dan kualitas jalur, sementara penggantian router mungkin diperlukan di sisi pengguna.

Kesimpulan

Speedtest gigabit cuma 90 Mbps paling sering disebabkan oleh koneksi yang turun ke 100 Mbps, Wi-Fi, kabel, router, perangkat, atau kondisi server pengujian. Mulailah dengan tes kabel langsung dan pemeriksaan link speed. Setelah sumber masalah ditemukan, optimasi perangkat atau konsultasi dengan ISP dapat mengembalikan performa koneksi secara lebih terukur.